Arsip untuk Februari, 2008

Primadona Barang Bekas

Di antara barang rongsokan, boleh dibilang botol bekas merupakan barang yang mempunyai nilai tinggi. Bukan hanya karena bentuknya yang masih utuh – apalagi kalau dibandingkan dengan barang rongsokan lain – botol bekas juga masih bisa digunakan sesuai peruntukan barunya. Maksudnya, botol bekas kecap misalnya, bisa digunakan lagi oleh pabrik kecap untuk kemasannya.

Kenyataan itu terlihat jelas di Panguragan, satu daerah di Cirebon yang dikenal merupakan pusat penampungan barang-barang bekas. Perdagangan botol bekas di sana mendominasi hampir separuh kegiatan usaha barang rongsokan.

Dengan jaringan yang begitu luas dari para pedagang di Panguragan, bisa dibayangkan berapa besar peredaran botol-botol bekas ini. Dari penuturan seorang pengurus Koperasi Wirausaha Wirakarya Sejahtera, Drs Suherman Fachrudin, semakin terungkap bahwa botol bekas memang primadona di daerah itu. “Dari perdagangan botol bekas saja, tiap bulan bisa mencapai Rp 22 miliar lebih,” demikian katanya seperti dikutip Kompas.

Botol bekas banyak ragamnya. Ada botol kecap yang berwarna hijau atau coklat tua. Kemudian botol obat, botol suntik, botol infus, botol parfum, botol minuman dan masih banyak lagi. Uniknya di Panguragan, ada yang mengkhususkan diri bergiat pada masing-masing botol itu, ada pula yang usahanya campuran, menangani banyak ragam botol.

Banyak ragam botol tentu saja membuat harganya pun bervariasi. Botol bekas minuman seperti Fanta, Coca Cola, Sprite dan Teh Botol misalnya, karena bentuknya khusus, biasanya agak murah karena pembelinya terbatas, yakni hanya perusahaan minuman itu sendiri. Sedangkan botol kecap yang bentuknya “universal’ lebih mahal karena banyak produk yang bisa dikemas dengan botol jenis itu.

Harga botol juga bervariasi terhadap waktu. Menjelang lebaran misalnya, ketika produsen makanan dan minuman meningkatkan produksinya, kebutuhan akan botol juga meningkat sehingga harga botol pun melambung. Namun ketika kondisi normal, harga botol pun bergerak turun.

Para pedagang botol bekas ini pernah mengalami pukulan berat, ketika tahun 1992 pemerintah mengeluarkan larangan agar perusahaan farmasi tidak menggunakan botol bekas. Larangan itu sempat membuat usaha mereka anjlok. Botol yang sudah terkumpul dihancurkan untuk dijual sebagai beling. Namun harganya sangat jatuh. Tetapi lama kelamaan perusahaan farmasi tidak kuat untuk terus menerus menggunakan botol baru. Mereka mulai mencampur botolnya dengan botol bekas. Bahkan ketika krisis menerpa, tidak ada pilihan lagi, botol bekaslah yang digunakan. Sehingga usaha para pedagang botol bekas ini pulih kembali.

Usaha botol bekas juga memberi peluang kerja bagi ibu-ibu dan anak-anak, yakni sebagai pencuci botol. Maklum sejumlah perusahaan menghendaki membeli botol dalam keadaan bersih, sehingga muncullah usaha cuci botol. Dalam sehari seorang ibu tuknag cuci bisa memperoleh uang sebesar Rp 8.000,- sampai Rp 10.000,-. Lumayan kan.

PERENCANAAN RISIKO SUATU SENJATA YANG AMPUH

Pembabakan Manajemen Risiko
Sadgrove (1997) menyatakan bahwa saat ini kita sedang memasuki babak ketiga dari manajemen risiko. Ia mengatakan bahwa, pada babak pertama perusahaan-perusahaan belum berupaya untuk memperkecil risiko mereka, sehingga kejadian-kejadian seperti kecelakaan kerja relatif sering terjadi. Akibat dari kecelakaan itu, timbullah berbagai kerugian, baik dari pihak perusahaan karena timbulnya biaya, misalnya dalam rangka rehabilitasi, maupun dari perusahaan asuransi karena pembayaran klaim yang berakibat mengurangi profit atau bahkan merugikan perusahaan.
Pada babak kedua manajemen risiko, perusahaan memperlakukan risiko dengan cara yang lebih proaktif. Perusahaan tersebut menyadari bahwa pengurangan risiko, misalnya risiko polusi dan kebakaran dapat dilakukan dengan cara memperkenalkan kebijakan-kebijakan dan pelatihan-pelatihan.
Pada babak ketiga manajemen risiko, perusahaan melakukan penilaian terhadap risiko dengan cara meneliti risiko-risiko.

Apakah Risiko Perusahaan Itu
Mengutip dari tulisan Silalahi (1997), beberapa pengertian disajikan di bawah ini:
Risiko adalah kesempatan timbulnya kerugian.
Risiko adalah probabilitas timbulnya kerugian.
Risiko adalah ketidakpastian.
Risiko adalah penyimpangan aktual dari yang diharapkan.
Mengutip dari Silalahi, manajemen/perencanaan risiko berarti sistem pengawasan risiko dan perlindungan harta benda, hak milik, dan keuntungan badan usaha atau perorangan atas kemungkinan timbulnya kerugian karena adanya suatu risiko.

Untuk menganalisis risko, kiranya perlu diketahui kedudukan (konsep) risiko, yaitu sbb :

Hazard Peril Losses
• Hazard adalah suatu keadaan bahaya yang dapat memperbesar kemungkinan terjadinya peril (kejadian bencana).
• Peril adalah suatu peristiwa yang dapat menimbulkan kerugian atau bermacam kerugian.
• Losses adalah kerugian yang diderita akibat dari kejadian yang tidak diharapkan tetapi terjadi.

Selanjutnya risiko perusahaan dapat dibagi menjadi 2 tipe . Tipe pertama dan yang lebih tradisional merupakan risiko yang sulit dikendalikan manajemen perusahaan, seperti risiko kebakaran akibat arus listrik dan penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu. Perusahaan melindungi dirinnya misalnya dengan membeli asuransi.
Tipe kedua adalah risiko yang dapat dikendalikan oleh manajemen perusahaan. Risiko ini dapat terjadi misalnya pada saat perusahaan membangun pabrik baru, meluncurkan produk baru atau membeli perusahaan lain. Jika salah memprediksi perusahaan tersebut akan menderita kerugian.

Manfaat pengendalian risiko
Manajemen risiko yang baik dapat membantu perusahaan menghindari semaksimal mungkin biaya-biaya yang terpaksa harus dikeluarkan. Analisis risiko dapat membantu manajemen untuk memutuskan apakah risiko yang dihadapi perusahaan akan dihindari atau diambil.

Koneksi Handphone dengan PC Windows XP melalui Kabel Data

Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Masuk ke menu Control Panel.
2. Pilih Phone and Modem Options
3. Pilih Modem
4. Tekan Add
5. Beri tanda (a) “Don’t detect my modem: I will select it      from a list”
6. Tekan Next
7. Pilih Standard 33600 bps Modem
8. Tekan Next
9. Pilih port dari kabel data yang digunakan biasanya COM1       untuk kabel data namun jika tidak tersedia pilih COM lain
10. Tekan Next
11. Instalasi modem sudah selesai
12. Tekan Finish
13. Kembali ke tampilan Phone and Modem Options
14. Pilih Modem yang sudah terinstall tadi yaitu Standard        33600 bps Modem
15. Tekan Properties
16. Pilih Diagnostics
17. Tekan Query Modem (pastikan bahwa proses query         telah sukses)
18. Setelah itu pilih Advanced

19. Masukan Extra Settings :       AT+CGDCONT=1,”IP”,”satelindogprs.com”

20. Tekan OK
21. Kembali ke tampilan Phone and Modem Options
22. Tekan OK lalu keluar dari menu Control Panel
23. Langkah selanjutnya : Pilih Start à Programs à Accessories à Comunication à Network Connection
24. Pilih Creat a new connection
25. Akan muncul tampilan New Connection Wizard
26. Tekan Next
27. Pilih Connect to the Internet
28. Tekan Next
29. Pilih Set up my connection manually
30. Tekan Next
31. Pilih Connect using a dial-up modem
32. Isi ISP Name : Satgprs
33. Tekan Next
34. Isi Phone number : *99***1#
35. Tekan Next
36. Pilih Create this connection for : Anyone’s use
37. Tekan Next
38. Kosongkan user name dan password
39. Tekan Next
40. Beri tanda (a) pada Add a shortcut to this connection to        my deskstop
41. Tekan Finish


 

Februari 2008
S S R K J S M
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Blog Stats

  • 1,367 hits

Halaman

Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.